PENDAMPINGAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN ANTI KEKERASAN SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBERDAYAAN PEREMPUAN DI SANGGAR KEGIATAN BELAJAR KAB. BEKASI Elais Retnowati, Retno Dwi Lestari, Riski Satriyo Primayoga, Adrian Gilang Bahiscara
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Perlindungan dan pemenuhan hak kesehatan reproduksi dan seksual bagi perempuan Indonesia masih sangat rendah. Di sisi lain, pendidikan seks masih di anggap tabu. Stigma masyarakat cenderung negatif terhadap korban kekerasan seksual. Akibatnya, korban merasa malu dan tidak layak melaporkan diri. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pendampingan kesehatan reproduksi dan anti kekerasan pada perempuan dilakukan. Pendampingan digunakan sebagai strategi peningkatan sumber daya manusia melalui identifikasi mandiri bahwa dirinya sebagai bagian dari masalah. Kesadaran ini akan mengarahkan peserta untuk menggali solusi alternatif mengatasi masalah tersebut. Kegiatan dilakukan dengan pembelajaran berbasis kasus. Kegiatan ini untuk meningkatkan keberdayaan melalui upaya perlindungan kesehatan reproduksi dan anti kekerasan pada perempuan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Negeri 16. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman perlindungan diri dari kekerasan seksual dan kesehatan reproduksi.
Keywords: Pendampingan, Kesehatan Reproduksi, Anti Kekeresan, Perempuan Berdaya