Pengembangan Materi Literasi dan Numerasi Bagi Guru Sekolah Dasar di Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Drs. Sudarwanto,MSi,DEA, Dr. Eti Dwi Wiraningsih dan Dr. Lukita Ambarwati, S.Pd, M.Si
Universitas Negeri Jakarta
Abstract
Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), sebagai salah satu komponen dalam Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional (UN) bertujuan untuk mengukur tingkat pencapaian peserta didik dari hasil belajar kognitif pada bidang literasi dan numerasi. Program literasi dan numerasi merupakan salah satu strategi dalam menghadapi prestasi peserta didik yang berulang kali rendah dalam tes penilaian internasional (PISA) dan mekanisme yang lemah untuk mendukung peserta didik yang tertinggal atau tidak melakukan yang terbaik dari kemampuan mereka untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Pemberian materi pelajaran maupun soal-soal berbasis literasi dan numerasi merupakan hal yang penting untuk dilatih dan dilakukan secara berkelanjutan serta dikembangkan. Materi dan Soal yang diberikan diharapkan dapat membantu siswa dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dengan mendasarkan dengan logika, berpikir kritis serta keluasan sudut pandang dalam menghadapi permasalahan
Kecamatan Gegerbitung Kabupaten Sukabumi Provinsi Jawa Barat mempunyai 26 Sekolah Dasar, dengan mayoritas guru berpendidikan Sarjana. Hasil wawancara maupun kuistioner yang diberikan kepada sampel guru menunjukkan bahwa perlu adanya pelatihan dan pendampingan penyusunan materi pelajaran maupun asesmennya yang berorentasi pada literasi dan numerasi. Hasil yang diperoleh setelah pelatihan dan pendampingan menunjukkan adaya peningkatan pemahaman ketrampilan para peserta pelatihan.