Pelatihan Kemampuan Bahasa Jepang Level 5 di SMKN 2 Depok (Terobosan Peluang Berkarier di Jepang) Nur Saadah Fitri Asih (a*), Poppy Rahayu (a), Robihim (b), Rhino Mantovani (c)
a*) Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia. nursaadahfitriasih2[at]gmail.com
a) Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia
b) Program Studi Bahasa dan Budaya Jepang, Universitas Darma Persada, Indonesia
c) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Depok, Indonesia
Abstract
Tingginya angka pengangguran di Indonesia banyak dibahas. Salah satu solusi yang dapat ditawarkan adalah dengan menginformasikan peluang bekerja di luar negeri khususnya di Jepang. Banyak keuntungan yang didapat, selain upah jauh lebih tinggi dibanding upah di dalam negeri, pengalaman tinggal dan mengenal budaya setempat menjadi nilai tambah bila berkesempatan bekerja di Jepang. Usia produktif di Indonesia yang melimpah, diantaranya lulusan SLTA merupakan fase awal yang dimungkinkan dapat memasuki dunia kerja. Tetapi salah satu hambatan untuk dapat bekerja di Jepang diantaranya adalah penguasaan bahasa Jepang. Untuk dapat bekerja di Jepang, kemampuan berbahasa minimal pada level 5 JLPT. Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) dalam skema wilayah Bianaan Unggulan Fakultas (WBUF FBS) ini hadir sebagai bentuk kontribusi penanganan permasalahan di masyarakat sesuai kebutuhan. Kegiatan P2M ini dilaksanakan dari tanggal 26 Juli sampai 30 Agustus 2024. Pelatihan dilaksanakan baik secara luring maupun Daring. Hasil pelatihan berdampak positif ditunjukan dengan peningkatan skor kemampuan JLPT Level 5 siswa, dan hasil angket diketahui bahwa pelaksanaan pelatihan memotivasi dan membantu pemahaman materi persiapan tes. Selain itu teridentifikasi permasalahan yang dihadapi siswa dalam penguasaan membaca kana. Hal ini menjadi masukan untuk pelaksanaan kegiatan pengabdian berikutnya.
Keywords: Pelatihan, JLPT Level 5, Berkarier, Jepang