Analisis Distribusi Spasial Suhu Tanah Di Kotamobagu Siti Sarah Dayanun, Asri Arbie, Syafril Agustion Tomayahu, Melki Hasan, Adinda Putri Balqis Mokodongan, Muzdalifa A. Madusila
Universitas Negeri Gorontalo
Abstract
Suhu tanah merupakan salah satu parameter fisika penting dalam kajian lingkungan karena dapat menggambarkan kondisi fisik tanah pada suatu wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui suhu tanah pada beberapa jenis penggunaan lahan, yaitu perkebunan, permukiman, perbukitan, pusat kota, wilayah vegetasi, dan persawahan di Kotamobagu. Kotamobagu merupakan wilayah yang dikelilingi oleh perbukitan dan pegunungan dengan iklim tropis serta curah hujan yang cukup tinggi (antara 1500 mm hingga 2500 mm pertahun) dengan suhu harian berkisar antara 20 - 29C dan ketinggian rata-rata 180 hingga 130 mdpl. Pengukuran suhu tanah dilakukan pada kedalaman 10 cm dengan menggunakan infared thermometer di 100 titik pengamatan yang ditentukan menggunakan metode grid berukuran 500m x 500m. Data hasil pengukuran kemudian dianalisis secara deskriptif untuk menampilkan profil suhu tanah pada masing-masing area penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu tanah terukur berada pada rentang 22,5C hingga 38,1C, dengan rata-rata suhu tanah pada area permukiman 28,9C, perkebunan 29,7C, pusat kota 25,4C, area bervegetasi 28,4C, perbukitan 25,6C dan persawahan 27,5C. Hal ini menunjukkan bahwa suhu tanah daerah Kotamobagu masih di bawah suhu tanah normal wilayah tropis sebesar 27-31C dan jauh di bawah batas maksimal suhu tanah untuk kehidupan tanaman dan pertanian sebesar 45C.
Keywords: Suhu tanah, Distribusi Spasial, Kotamobagu