|
Pendampingan Lukis Batik diatas Tote Bag dengan Menggunakan Perintang Ramah Lingkungan Universitas Kristen Maranatha Abstract Pemanfaatan limbah dapur bekas memasak, seperti biji asam jawa,sebagai bahan yang bermanfaat, belum banyak diketahui oleh masyarakat. Padahal bubuk dari biji asam jawa memiliki banyak manfaat, baik untuk kesehatan, makanan juga kosmetik. Namun, potensinya dalam pengembangan kreativitas, seperti pembuatan batik kreatif, masih belum dimanfaatkan secara optimal. Menyadari hal ini, diperlukan upaya penyebarluasan informasi kepada masyarakat agar limbah tersebut dapat lebih dikenal dan dimanfaatkan. Untuk menjawab tantangan ini, Tim pengabdi bekerja sama dengan Jakarta Design Center menginisiasi sebuah strategi melalui workshop lukis batik di atas tote bag. Workshop ini terbuka bagi masyarakat luas untuk mengedukasi dan memperkenalkan pemanfaatan limbah bubuk biji asam jawa sebagai perintang. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses workshop. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa lukis batik diatas tote bag yang dihasilkan peserta mencerminkan keberhasilan workshop, dengan objek visual yang diambil dari lingkungan sekitar dan penggunaan kombinasi warna-warna cerah. Workshop ini tidak hanya berhasil meningkatkan keterampilan, tetapi juga mendorong kesadaran masyarakat akan potensi limbah dapur untuk pengembangan kreativitas dan ekonomi kreatif. Keywords: asam jawa- batik, metode PAR- tote bag, workshop Topic: Sosial Humaniora |
| SNPPM 2024 Conference | Conference Management System |