|
Bedah dan Diskusi Film Sejarah di SMAN 1 Jatibarang Kabupaten Indramayu Prodi Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia Abstract Pelajaran sejarah identik dengan pelajaran yang membosankan dan kurang menarik. Akibatnya pembelajaran sejarah tidak begitu populer dibanding pembelajaran-pembelajaran lainnya. Masalah ini sebenarnya terjadi karena kurangnya metode dan sumber yang digunakan guru dalam merancang pembelajaran sejarah di sekolah. Metode pembelajaran sejarah sering mengunakan metode klasik berupa ceramah dan hanya menggunakan sumber dari buku teks saja. Maka dari itu, salah satu solusi yang tepat untuk menciptakan pembelajaran sejarah yang menarik adalah memanfaatkan berbagai sumber-sumber terkait konten kesejahrahan, termasuk memanfaatkan film bertema sejarah sebagai sumber untuk mendapatkan informasi sejarah. Film sejarah dapat dijadikan sumber dalam memahami sejarah karena terdapat informasi penting tentang tokoh, peristiwa, dan tahun terjadinya sejarah. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pemutaran film Tjokrominoto: Guru Bangsa dan kemudian mendiskusikanya dengan peserta pengabdian yang terdiri dari 29 siswa SMAN 1 Jatibarang, Kabupaten Indramayu. Hasilnya adalah bertambahnya wawasan kesejarahan para siswa mengenai tokoh Tjokrominoto yang membangun organisasi Sarekat Islam dan perjuangannya untuk masyarakat bumiputera yang terjajah. Film ini juga menambah wawasan siswa dalam memahami materi sejarah pergerakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan film dalam pembelajaran sejarah adalah langkah yang tepat untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap topik sejarah dan diharapkan dapat digunakan sebagai media dan sumber pembelajaran sejarah yang menarik. Keywords: Pendidikan Sejarah, Sumber Belajar Sejarah, Film Sejarah Topic: Pendidikan |
| SNPPM 2024 Conference | Conference Management System |