MODEL PERAN KESADARAN LINGKUNGAN DAN GREEN INTELLECTUAL CAPITAL UNTUK MENCAPAI GREEN COMPETITIVE ADVANTAGE Partiwi Dwi Astuti1(a*), Luh Kade Datrini (b)
a) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Warmadewa
*partiwi_astuti[at]yahoo.co.uk
b) Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Warmadewa
Abstract
Tujuan penelitian ini adalah menguji peran kesadaran lingkungan dan GIC bagi green competitive advantage di industri manufaktur menengah di Propinsi Bali, Indonesia. Hubungan antara kesadaran lingkungan dengan tiap elemen GIC-green human capital, green relational capital, green structural capital-diuji dalam penelitian ini. Pengujian juga dilakukan untuk menguji hubungan tiap komponen GIC dengan green competitive advantage. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner secara online. Sejumlah 237 kuesioner dikirimkan ke pimpinan perusahaan manufaktur menengah di Propinsi Bali, Indonesia. Kuesioner yang kembali dan dapat dianalisis sebanyak 72 (30.73%). Analisis data dilakukan menggunakan variance-based structural equation modeling dengan pendekatan partial least square (SEM-PLS) dengan WarpsPLS 7.0. Temuan menunjukan bahwa terdapat hubungan positif signifikan antara kesadaran lingkungan dengan tiap komponen green intellectual capital (GIC): kesadaran lingkungan dengan green human capital, kesadaran lingkungan dengan green relational capital, dan kesadaran lingkungan dengan green structural capital. Temuan juga menunjukan bahwa tiap komponen GIC berhubungan positif signifikan dengan green competitive advantage, green human capital dengan green competitive advantage, green relational capital dengan green competitive advantage, dan green structural capital dengan green competitive advantage. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa going green melalui adopsi praktik hijau dapat berkontribusi terhadap keunggulan kompetitif. Penelitian ini merupakan upaya pertama untuk membangun model empirik green competitive advantage melalui peran kesadaran lingkungan dan GIC, yang merupakan kebaruan penelitian ini.
Keywords: kesadaran lingkungan, green intellectual capital, green competitive advantage, green human capital- green relational capital, green structural capital
Topic: Menggali Potensi Lokasi Sebagai Keunggulan Daya Saing Masyarakat